![]() |
| liputan6.com |
Band
yang digawangi oleh Ariel, Uki, Lukman, dan David ini memiliki alasan positif
mengapa menggarap album daur ulang lagu hits di era 60 sampai 90an. Menurutnya
lagu pada era itu bak harta karun. Dan NOAH ingin mengenalkan kepada generasi
saat ini.
“Menurut
kita ada sesuatu dan harta karun di musik itu yang menurut kita sayang banget
kalau generasi sekarang tidak mengenal. Ini sejarah, tapi di bidang musik,” kata
sang vokalis, Ariel saat di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (19/5/2016)
malam.
Bagi yang ingin berkaraoke
bersama keluarga, sahabat maupun relasi bisnis Anda, silahkan daftar sekarang
untuk melakukan booking tempat
karaoke secara online, klik banner di bawah ini:
“Harus
legend, banyak. Kita bagi timeline 60, 70, dan 90. Sebenarnya banyak lagu, jadi
emang kita tambahin dan akhirnya jadi satu album. Padahal banyak lagu
legendaris tapi kitanya enggak mampu mendeliver dengan bagus, makanya enggak
kita buat,” ucap Ariel.
Sedangkan
untuk aransemen musik, NOAH cukup leluasa untuk meramu nuansa musik ala band
pelantun Separuh Aku ini. Penyanyi atau pun band yang mempopulerkan dan
menciptakan lagu yang masuk dalam album ini memberi kebebasan kepada NOAH untuk
bereksplorasi.


EmoticonEmoticon