![]() |
| gigsplay.com |
Dekorasi area itu sederhana dengan
lampu gantung dan beberapa sofa kecil, sesuai dengan lagu A Deacon’s Summer
yang bertema liburan. Mendengarkan musik di atas atap terbuka menjadi
pengalaman yang baik, didukung sound system yang tak terlalu besar seperti
kebanyakan acara musik.
Bagi yang ingin berkaraoke bersama
keluarga, sahabat maupun relasi bisnis Anda, silahkan daftar sekarang untuk
melakukan booking tempat karaoke secara online, klik banner di bawah ini:
Sejak pukul 16.00 WIB pengunjung
sudah memadati tempat itu. Sayangnya mereka tidak bisa menikmati penampilan
dari Ardhito Pramono sebagai pembuka acara. Panitia menjelaskan kalau ia batal
manggung dalam acara ini.
Memasuki malam hari, Mondo Gascaro
memasuki area penampilan. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini ia dibantu oleh
Dimas (drum), Bayu (bass), Pratomo (gitar), Doni (synthesizer), dan Jay
(saxophone). Kecuali Doni, mereka juga musisi yang mengiringi Mondo dalam lagu
A Deacon's Summer.
Mondo membuka penampilan dengan
membawakan lagu Naked yang terdengar syahdu. Penonton terlihat hanyut dalam
suara saxophone yang berpadu dengan keyborad
“Ya, itu lagu kami, nanti juga ada
di album yang akan segera rilis,” kata Mondo. “Selanjutnya Komorebi.”
Penonton antusias menanggapi
interaksi Mondo. Banyak yang bersorak dan bertepuk tangan, sebagian ikut
menyanyi. Komorebi adalah salah single Mondo yang dirilis pada 2014.
Mondo melanjutkan penampilan dengan
membawakan dua lagu dari musisi lain. Penonton terlihat tetap menikmati musik
walau Mondo tidak membawakan lagunya. Area yang tak terlalu besar membuat
suasana terasa intim. Terlebih dengan penampilan Mondo yang tidak di atas
panggung.
Musik yang dia bawakan sangat sesuai
dengan dekorasi yang sederhana. Penonton yang datang pun tidak terlalu banyak,
kurang lebih 70 orang. Tidak hanya remaja dan dewasa, acara ini juga dikunjungi
pasangan yang membawa anak balita.
Tak lama setelah membawakan dua lagu
itu, Mondo kembali menyapa penonton. Ia menjelaskan akan membawakan lagu
terbaru dan akan menjadi yang pertama dibawakan di depan pulik.
“Pertama bawain nih. Mudah-mudahan ngga
salah, deg-degan juga sih,” ujarnya sembari tertawa.
Belum mulai memainkan, penonton
sudah tertawa. Mereka tertawa karena Mondo berbicara dengan musisi lain untuk
mengingat ketukan dan tempo lagu tersebut. Persiapan mereka membuahkan hasil,
mereka berhasil membawakan lagu itu tanpa kesalahan.
Mereka melanjutkan penampilan dengan
membawakan Saturday Light. Terdengar banyak suara dari penonton yang ikut
bernyanyi. Tak heran jika mengingat lagu ini merupakan lagu hits Mondo.
Saturday Light menjadi penuntup
pesta perilisan itu. Namun penonton belum puas melihat penampilan Mondo dan
memintanya untuk kembali tampil. Mondo menuruti permintaan itu dengan
membawakan Oh Jakarta. Sebelum tampil ia menjelaskan kalau sedikit lupa
liriknya.
Mondo hanya bergumam pada bagian lirik yang ia lupa. Ketika itu penonton membantu Mondo bernyanyi dengan suara yang keras. Setelah itu Mondo berterima kasih kepada penonton dan pihak yang membantu menyelenggarakan acara ini. (sil/cnn/um)
Mondo hanya bergumam pada bagian lirik yang ia lupa. Ketika itu penonton membantu Mondo bernyanyi dengan suara yang keras. Setelah itu Mondo berterima kasih kepada penonton dan pihak yang membantu menyelenggarakan acara ini. (sil/cnn/um)


EmoticonEmoticon