Nantikan Ramadan Jazz Festival

07.34.00
bp.blogspot.com
CARIKARAOKE – Grup band Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) kembali menggelar Ramadan Jazz Festival. Tahun ini, satu-satunya gelaran musik Jazz di bulan Ramadan ini memasuki tahun keenam.

Bertemakan “Harmony in Culture of Islam”, Ramadan Jazz Festival hadir sebagai sarana dakwah guna mengajak masyarakat khususnya para remaja muslim untuk meningkatkan kecintaan pada agama Islam dan memperkuat jalinan tali silaturahmi.

Bagi yang ingin berkaraoke bersama keluarga, sahabat maupun relasi bisnis Anda, silahkan daftar sekarang untuk melakukan booking tempat karaoke secara online, klik banner di bawah ini:

“Tema ini kami angkat untuk meningkatkan kepekaan terhadap setiap orang bahwa budaya Islam cinta damai dan dapat menjadi suatu harmoni yang baik dengan budaya lain,” ujar Project Officer Ramadan Jazz Festival, Deo Saputra saat jumpa pers di Masjid Cut Mutia, Jakarta.

Acara yang digelar pada 17 hingga 18 Juni 2016 di pelataran parkir Masjid Cut Mutia ini juga akan dimeriahkan oleh musisi kenamaan dalam negeri. Mulai dari musisi Jazz beda generasi, Barry Likumahuwa dan Idang Rasjidi, Ecoutez, Oele Pattiselanno.

“Jazz merupakan musik yang paling bisa membaur dengan anak muda sekarang dan bersinergi dengan masjid. Target kita juga usia 16 sampai 30 tahun yang masih muda. Jadi bisa tertarik untuk kembali ke masjid untuk meramaikan masjid. Enggak cuma orang tua aja,” terangnya.

Digelar setelah salat tarawih hingga pukul 00.00 WIB, acara ini juga menggelar donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI), penggalangan dana juga akan dilakukan melalui infak di mana dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperbaiki sekolah.

“Untuk masuk kita masih menggunakan pakai bawa buku. Buku baru atau bekas untuk SD kelas 1-6. Selain buku, ada donor darah. Nggak bisa bawa buku dan donor darah, kita juga bisa setor ayat yang bekerjasama dengan Quran Project. Sediain juga kotak donasi yang akan dialokasikan ke dana pendidikan. Kita targetkan tahun ini 10-12 ribu pengunjung,” tuturnya. (aln/okz/um)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »